30 Maret 2022 - 12:30
Respon Operasi Mati Syahid Palestina, Tel Aviv Minta Pasukan dan Senjata Lebih

Menyusul eskalasi operasi perlawanan bangsa Palestina, militer rezim Zionis Israel meminta tambahan pasukan dan senjata.

Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Daerah Bnei Brak di sebelah timur Tel Aviv menyaksikan operasi Perlawanan dari Diaa Hamarsheh, pemuda Palestina pada Selasa (29/03/2022) malam, setelah itu dia gugur syahid. Sedikitnya 5 zionis tewas dan 6 lainnya luka-luka dalam operasi Perlawanan ini.

Seperti dilaporkan FNA Rabu (30/3/2022), militer Israel seraya merilis statemen menyatakan, berdasarkan penyelidikan militer, Kepala Staf Militer Israel, Aviv Kochavi meminta pengerahan pasukan lebih besar.

Area "Jalur Kontak" melambangkan rencana keamanan Tel Aviv berdasarkan kehadiran militer di area dekat Jalur Hijau, Yerusalem dan sekitarnya; Kawasan ini terletak di antara blok pemukiman rezim Zionis dan wilayah Palestina, yang bertujuan untuk mencegah infiltrasi warga Palestina dari Tepi Barat ke pemukiman.

Menurut keterangan militer Israel, rencananya akan ditempatkan empat batalyon lagi di wilayah tersebut, dan persiapan keamanan akan diperkuat untuk menghadapi potensi operasi perlawanan Palestina.

Sebelumnya berbagai sumber media melaporkan, militer Israel memutuskan untuk meningkatkan jumlah pasukannya di perbatasan Jalur Gaza sebelum bulan suci Ramadan.

Penambahan pasukan dan pengetatan keamanan ini dilakukan rezim Zionis Israel ketika selama pekan lalu, operasi anti-Zionis dari dalam wilayah Palestina ke Tel Aviv meningkat dan membuat pemukim Zionis ketakutan. (MF)

342/